Jemput Jenazah, Keluarga Dominggus Bertolak ke Palu
Sabtu, 23 Sep 2006 09:38 WIB
Maumere - Guna meredam amarah massa dan keluarga terpidana mati Dominggus da Silva, Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur memfasilitasi dua orang yang mewakili keluarga dan pemerintah daerah untuk menjemput jenazah Dominggus da Silva di Palu agar dimakamkan disamping makam ayah kandungnya di Maumere.Bupati Sikka, Aleks Longginus yang dihubungi Sabtu (23/9/2006) pagi mengatakan, kedua utusan ini akan bertolak ke Palu, Sabtu siang dengan misi melakukan pembicaraan dengan pemimpin gereja Katolik Palu dan pihak terkait agar jenazah Dominggus da Silva di bawa pulang ke Flores."Permintaan keluarga ini hanya untuk merespon salah satu keinginan terpidana mati Dominggus da Silva sebelum dieksekusi yang minta jenasahnya dikuburkan di Maumere," kata Longginus.Ayah angkat Dominggus, Anselmus da Silva yang dihubungi terpisah mendensak pemerintah untuk memulangkan jenasah anaknya agar dimakamkan secara Katolik. "Saya tidak mau anak saya ditelantarkan. Waktu ia masih hidup sudahdisiksa dan dijebloskan ke penjara. Setelah mati justru mau dijauhkan dari kami. Saya tidak menerima perlakuan ini. Pulangkan anak saya," keluh Anselmus.Menurut Anselmus, pertengahan Agustus lalu, Dominggus menelepon ke Maumere dan hanya menyampaikan satu pesan. "Kalau dia dieksekusi maka harus dimakamkan disini. Permintaan ini yang kami tuntut," katanya.
(bal/bal)











































