Maumere Normal, Aktivitas Ekonomi Masih Lumpuh
Sabtu, 23 Sep 2006 09:48 WIB
Maumere - Sehari setelah kerusuhan pasca eksekusi Tibo cs, situasi keamanan di Maumere, berangsur normal. Namun aktivitas ekonomi di pasar dan toko-toko serta sejumlah kantor masih lumpuh. Dari pantauan detikcom Sabtu (23/4/2006), hingga pukul 10.30 Wita tidak terlihat aktivitas warga yang biasanya sudah ramai. Di beberapa lokasi tampak sejumlah aparat kepolisian yang dibantu TNI masih bersiaga.Kapolres Sikka, AKBP Endang Syafrudin mengatakan, aksi pembakaran gedung Kantor Pengadilan Negeri Maumere dan perusakan Kantor Kejaksaan Negeri dan gedung DPRD benar-benar di luar dugaan aparat keamanan. "Massa mendadak menyerbu sampai akhirnya membakar gedung tersebut. Ini benar-benar berada di luar dugaan kami," ujarnya.Menurutnya, massa menuntut agar jenazah Dominggus da Silva dibawa pulang ke Maumere untuk dimakamkan di tanah kelahirannya karena tidak memiliki keluarga di Sulawesi Tengah. "Massa menuntut agar jenazah almarhum Dominggus dibawa pulang ke Maumere karena dalam surat wasiatnya ia menghendaki agar jenazahnya dimakamkan di samping kubur ayahnya di Maumere," kata Endang. Selain gedung Pengadilan Negeri Maumere, sebuah rumah makan "Surya Indah" juga ikut dibakar massa. Massa sempat mengancam untuk membakar pasar Maumere tetapi berhasil dicegah.
(bal/bal)











































