Listrik di Sumut Aman dari Byar Pet Saat Ramadan

Listrik di Sumut Aman dari Byar Pet Saat Ramadan

- detikNews
Jumat, 22 Sep 2006 21:38 WIB
Medan - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah II Sumatera Utara (Sumut) optimistis pada bulan Ramadhan tidak akan ada pemadaman listrik di Sumut dan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Sebab, perbaikan turbin pembangkit listrik di Belawan, Medan, hari ini dijawalkan selesai."Insya Allah mulai esok, mesin yang sedang diperbaiki sudah selesai akan masuk dalam sistem. Jadi mesin bisa beroperasi secara optimal," kata Supriyanto, General Manager (GM) PT PLN Wilayah II Sumatera Utara dalam sebuah kegiatan dialog interaktif yang berlangsung, Jumat (22/9/2006) di Garuda Plaza Hotel, Jl. Sisingamangaraja, Medan. Supriyanto yang berbicara didampingi Albert Pangaribuan, GM PT PLN Pembangkitan Sumbagut, lebih lanjut menyatakan, selesainya perbaikan mesin Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Belawan, akan sangat membantu penyediaan pasokan listrik selama Ramadan ini."Selama ini dilakukan pemadaman untuk perbaikan mesin-mesin yang rusak. Mesin-mesin itu sudah tua. Ada yang mulai tahun 1976. Jadi memang perlu perbaikan," kata Supriyanto.Supriyanto menjelaskan, jika semua mesin dalam keadaan baik, sumber-sumber pembangkit listrik yang ada mampu menyediakan setrum sebesar 1.100 Megawatt (MW). Sementara beban puncak mencapai 1.070 MW. Jumlah itu bersumber dari penggunaan listrik oleh 2,2 juta pelanggan di Sumut dan sebagian wilayah NAD. Dengan demikian tersisa cadangan sebesar 30 MW. Namun jika salah satu mesin rusak, akan sangat mempengaruhi cadangan. Sehingga terjadi defisit. Itulah terjadi beberapa waktu belakangan ini. Menurut Supriyanto, kondisi krisis listrik ini kemungkinan mulai dapat diatasi pada tahun 2007 dan akan pulih normal pada tahun 2008, seiring dengan beroperasinya sejumlah pembangkit listrik lainnya yang sedang dan akan dibangun. Pada tahun 2007 akan beroperasi PLTA Sibayak berkapasitas 10 MW dan PLTA Parlilitan berkapasitas 7,5 MW. Keduanya dikelola perusahaan swasta. Sementara pada tahun 2008, akan beroperasi tiga pembangkit listrik, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Uap/Batubara (PLTU/BB) Labuhan Angin di Sibolga dengan kapasitas 130 MW, yang akan dikelola PLN. Sementara dua lainnya dikelola swasta, yakni PLTA Pakkat berkapasitas 10 MW dan .PLTA Parluasan berkapasitas 4,2 MW. (rul/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads