Lumpur Lapindo Dibuang ke Persawahan Jabon
Jumat, 22 Sep 2006 18:33 WIB
Sidoarjo - Selain dibuang ke wilayah Ngoro, Mojokerto, lumpur Lapindo Brantas Inc juga dibuang ke persawahan di Desa Pangreh, Kecamatan Jabon, Sidoarjo. Lokasi pembuangan di Desa Pangreh ini berjarak 4 km dari kolam penampungan lumpur Lapindo pond B di Desa Renokenongo.Namun pembuangan ini atas permintaan warga yang meminta sawah mereka diuruk untuk lumpur Lapindo. Warga yang menyediakan tanahnya dijadikan tempat pembuangan lumpur, akan mendapat kompensasi dari Lapindo.Di Desa Panggreh, aktivitas pembuangan berlangsung dua hari di tanah milik Kepala Desa Pangreh seluas 3.682 meter. Setiap hari 8 truk membawa 6 kubik lumpur hilir mudik dari pond B di Renokenongo ke Pangreh.Pantauan detikcom, Jumat (22/9/2006) di lokasi pembuangan lumpur banyak warga berkumpul di lokasi pembuangan. Kedatangan warga ini bukan untuk protes, tetapi meminta Lurah Pangreh M Zainul agar tanah mereka juga diuruk lumpur.Permintaan warga ini terkait adanya kompensasi dari Lapindo bagi warga yang bersedia tanahnya dijadikan penampungan atau diuruk lumpur Lapindo.Warga di sini tidak mempermasalahkan lumpur itu karena ada jaminan tidak berbahaya. Ini menguntungkan sehingga warga tidak perlu membeli tanah untuk menguruk sawah yang kering. Malah warga dapat kompensasi.Sementara itu di Desa Renokenongo ada aktivitas penyedotan air melalui truk tangki, kemudian dibuang ke Kali Porong dari atas jembatan Kali Porong.
(jon/jon)











































