TPA Bantargebang Diblokir Warga
Jumat, 22 Sep 2006 17:29 WIB
Jakarta - Seratus warga yang tinggal di sekitar Bantargerbang, Bekasi memblokir jalan masuk ke lokasi tempat pembuangan akhir (TPA) Bantargebang. Aksi penutupan jalan dilakukan dengan memarkir puluhan sepeda motor dengan cara melintang di jalan masuk TPA Bantargebang, Bekasi sejak pukul 10.00 WIB,Jumat(22/09/2006). Pemblokiran jalan sampai pukul 16.30 WIB masih berlangsung. Akibatnya, ruas jalan utama menuju TPA Bantargebang tidak dapat dimasuki truk pengangkut sampah. Tampak ratusan truk pengangkut sampah memarkir kendaraan di sepanjang ruas jalan menuju TPA Bantar Gebang dan TPA Sumur Batu. Aksi dilakukan warga sebagai buntut terjadinya longsoran sampah beberapa waktu lalu hingga menewaskan dua orang. Selama ini tumpukan sampah itu tidak pernah berkurang, tetapi dari hari ke hari terus bertambah. Karena itu warga meminta agar TPA Bantargebang ditutup. Perjanjian Tripartit antara Pemda DKI, PT Patriot Bangkit Bekasi (PBB) selaku pengelola sampah, dan warga sebenarnya sudah berkahir sejak tanggal 16 Juli 2006. Korda Walhi Jakarta Bagong Suyoto yang selama ini mendampingi warga Bantargebang mengatakan bahwa warga menuntut agar pengelolaan sampah di TPA tersebut dilakukan dengan baik. "Siapapun pengelolanya. Yang penting perusahaan pengelola itu benar-benar melakukan secara profesional, memiliki teknologi, dan punya duit," terang Bagong.
(jon/jon)











































