Atambua Berangsur Tenang Lagi
Jumat, 22 Sep 2006 16:54 WIB
Atambua - Setelah dilanda kerusuhan hampir sehari penuh, situasi Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) berangsur tenang. Ribuan orang yang turun ke jalan dan merusak serta membakar sejumlah bangunan mulai kembali ke kediaman masing-masing.Dandim 1605 Belu Letkol TNI Julius Wijayanto menjelaskan, sejak pukul 15.00 Wita, Jumat (22/9/2006) konsentrasi massa mulai berkurang. Hal ini memudahkan aparat TNI/Polri dan unsur pemda untuk melakukan pengamanan dan membersihkan puing-puing bangunan yang dirusak."Pemblokiran jalan oleh warga juga sudah mulai dibuka. Hanya belum semua ruas jalan bisa dilalui," kata Dandim Belu Letkol TNI Julius Wijayanto.Saat ini situasi Atambua berangsur tenang setelah aparat keamanan, khususnya aparat polisi bantuan dari Polres Timor Tengah Utara sudah tiba. Sedangkan transportasi darat yang menghubungkan Atambua dengan Kupang dan Timor Leste belum berjalan normal, karena sebagian pemilik armada masih takut mengoperasikan armadanya.Sementara di Kota Kupang situasi tenang. Hanya helikopter milik Polda NTT melakukan patroli dan melakukan pemantauan secara rutin.Sementara di Kefamenanu, kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, sekitar seribu warga masih melakukan misa di Gereja Katedral. Namun puluhan warga yang tinggal di pingiran kota sejak pukul 13.00 Wita memblokir sejumlah ruas jalan. Tapi situasi keamanan masih terkendali.Untuk Kabupaten Sikka, NTT, hingga sore ini tidak terjadi gejolak menonjol. Menurut Kapolda NTT Brigjen Pol Robert Sadarum, keluarga dan tokoh masyarakat di Kabupaten Sikka secara ikhlas menerima proses eksekusi Tibo cs dan tidak ada aksi kekerasan di sana.
(jon/sss)











































