Hadapi Lebaran, Frekuensi Terbang Pesawat Segera Ditambah
Jumat, 22 Sep 2006 16:29 WIB
Jakarta - Meski tidak signifikan, namun jumlah pengguna jasa angkutan udara saat arus mudik dan arus balik lebaran akan meningkat. Dephub pun memastikan akan memberi izin penambahan frekuensi terbang pesawat.Demikian disampaikan Dirjen Perhubungan Udara M Iksan Tatang di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (22/9/2006). "Tapi sekarang belum ada yang meminta. Ya, masih terlalu dini," ujar Tatang.Ditambahkan dia, pemberian frekuensi terbang tambahan akan diprioritaskan kepada maskapai penerbangan yang telah memiliki rute. "Kalau sudah punya rute kan jelas. Ini termasuk untuk yang terbang malam," imbuh Tatang.Sekitar 221 pesawat akan bertugas mengangkut para pemudik pada lebaran 2006 ini. Diperkirakan 2 juta penumpang bakal terangkut.Menurut Tatang, harga tiket pesawat pada 29 Oktober pagi dan sore berbeda. Menikmati liburan lebih lama ternyata lebih mahal. "Ini kenyataan lho, yang sore lebih mahal dari yang pagi. Ada yang bedanya sampai Rp 125 ribu," lanjut dia.Meski demikian, setelah dicek, tarif yang diberlakukan maskapai tersebut belum menyentuh tarif batas atas, sehingga tidak ada masalah. Namun bila ada yang melakukan pelanggaran tarif, dia berjanji akan memberikan sanksi."Sanksinya setelah musim mudik dan balik usai. Ya, penumpang nanti gimana kalau ditindak sekarang. Penumpang harus diselamatkan dulu," jelas Tatang.
(nvt/asy)











































