Massa di Atambua Kembali Brutal, Kantor DPRD dan Pospol Dirusak

Massa di Atambua Kembali Brutal, Kantor DPRD dan Pospol Dirusak

- detikNews
Jumat, 22 Sep 2006 13:51 WIB
Atambua - Situasi keamanan di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mencekam. Ribuan warga melakukan aksi pengrusakan fasilitas pemerintah, SPBU hingga warung-warung milik warga. Sampai dengan pukul 13.30 Wita, Jumat (22/9/2006), massa kembali merusak gedung DPRD Belu, Sebuah SPBU di tengah Kota Atambua, warung-warung di sepanjang jalan, dan sebuah pos polisi dengan menggunakan batu. Massa yang berjumlah sekitar lima ribu lebih mengamuk Atambua dari empat penjuru mata angin. Sebuah hotel berbintang (King Star) juga dirusak massa.Upaya massa untuk membakar beberapa warung milik warga pendatang dan sebuah rumah ibadah berhasil digagalkan petugas pemadam kebakaran yang telah disiagakan. Namun sebuah mobil dinas Kejaksaan Negeri Atambua yang dibakar massa di depan kantor tersebut tidak berhasil dipadamkan dan akhirnya hangus terbakar. Uskup Atambua, Mgr. Antonius Painratu, SVD yang berupaya menenangkan massa, tidak berhasil membujuk aksi ribuan warga itu."Saya sudah berusaha untuk menenangkan massa tetapi rupanya amarah massa sudah tidak terbendung lagi,sehingga aksi yang seharusnya berjalan damai akhirnya berbalik menjadi brutal," kata Painratu, kepada wartawan. Bupati Belu, Yoakim Lopez, Kapolres Belu, Ajun Komisaris Besar Polisi Heb Dehen dan Dandim Atambua turun ke jalan untuk menenangkan massa. Namun massa tetap melakukan tindakan pengrusakan. Lebih dari 1000 polisi dan tentara penjaga perbatasan dalam siaga penuh mengamankan aset-aset pemerintah. (jon/jon)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads