Atambua Berangsur Tenang
Jumat, 22 Sep 2006 12:32 WIB
Atambua - Setelah merusak dan membakar sejumlah perkantoran dan pasar, ribuan orang di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT) berkumpul di lapangan umum Atambua. Di tempat tersebut, Kapolda, Bupati, Dandim dan tokoh-tokoh agama Atambua menyerukan agar massa tidak anarkis dan segera kembali ke rumah masing-masing.Seruan yang dilakukan bergantian oleh Kapolda NTT Brigjen Pol Robert B Sadarum, Danrem 1615 Wirasakti Kupang Kol Infanteri Arif Rahman dan Uskup Atambua MGR Anton Pain Ratu pada pukul 12.30 Wita, Jumat (22/9/2006) didengarkan massa.Kepada ribuan warga Atambua, Kapolda NTT menyerukan agar massa tidak melakukan tindakan anarkis. Ia meminta aksi yang berlangsung merupakan aksi moral dan damai. Untuk itu, Kapolda meminta agar masyarakat segera kembali pulang ke rumah masing-masing.Seruan agar massa segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing juga dilakukan oleh Uskup Atambua MGR Anton Pain Ratu. Uskup meminta agar warga menerima eksekusi mati terhadap terpidana mati kasus kerusuhan Poso Tibo cs. Massa mendengarkan penjelasan Uskup dan berangsur-angsur kembali ke rumah masing-masing.Saat ini pengamanan dilakukan oleh aparat Polres Kabupaten Belu, satu peleton Brimob Kompi Atambua dibantu Kodim 1605 Atambua. Situasi Atambua pun berangsur tenang. Tidak tampak lagi aksi pembakaran maupun pengrusakan gedung.
(jon/sss)











































