Musharraf: AS Pernah Ancam akan Mengebom Pakistan

Musharraf: AS Pernah Ancam akan Mengebom Pakistan

- detikNews
Jumat, 22 Sep 2006 09:51 WIB
Washington - Amerika Serikat(AS)pernah mengancam akan mengebom Pakistan jika negara itu tidak bekerja sama dalam perang AS melawan Taliban di Afghanistan. Demikian dibeberkan Presiden Pakistan Pervez Musharraf.Diungkapkan Musharraf, ancaman itu datang dari Wakil Menteri Luar Negeri AS Richard Armitage dan disampaikan kepada direktur intelijen Pakistan setelah peristiwa serangan teroris 11 September 2001 di AS."Direktur intelijen bilang pada saya bahwa Armitage mengatakan, "Bersiaplah dibom. Bersiaplah kembali ke Zaman Batu," kata Musharraf dalam wawancara dengan media AS, CBS."Saya pikir itu pernyataan yang sangat kasar," imbuh pemimpin Pakistan itu seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (22/9/2006).Belum ada komentar dari Armitage mengenai hal itu. Seorang pejabat pemerintahan George W Bush mengatakan, tidak ada yang perlu dikomentari atas berita percakapan antara Armitage dan pejabat Pakistan tersebut."Setelah 11 September, Pakistan membuat keputusan strategis untuk bergabung dalam perang melawan teror dan sejak itu telah menjadi mitra setia dalam upaya itu. Komitmen Pakistan atas upaya penting ini tidak melemah dan sebagai akibatnya kemitraan kami kian luas," tandas pejabat AS tersebut.Diakui Musharraf, mendapat ancaman seperti itu, dirinya harus bertindak. "Seseorang harus berpikir dan mengambil tindakan demi kepentingan negara, dan itulah yang saya lakukan," kata Musharraf.Sebelum peristiwa 11 September, Pakistan merupakan satu dari sedikit negara di dunia yang menjalin hubungan dengan Taliban yang dituding melindungi pemimpin al Qaeda, Osama bin Laden. Namun beberapa hari setelah tragedi 11 September, Musharraf memutuskan hubungan pemerintahannya dengan rezim Taliban di Afghanistan. Musharraf juga bekerja sama dengan AS dalam memburu dan menangkap para anggota al Qaeda dan pasukan Taliban yang bersembunyi di Pakistan. (ita/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads