Peluncuran Buku Habibie Bertaburan Pejabat
Jumat, 22 Sep 2006 04:05 WIB
Jakarta - Nama BJ Habibie masih disegani dikalangan pejabat maupun mantan pejabat. Buktinya, dalam peluncuran buku karya mantan presiden Indonesia ini banyak pejabat negara yang hadir. Mulai dari yang masih aktif, maupun yang pernah menjabat di era Soeharto maupun di masa Habibie sendiri. Peluncuran buku berjudul 'Detik-Detik yang Menentukan, Jalan Panjang Indonesia Menuju Demokrasi' setebal 549 halaman ini, dilakukan di Ball Room, Hotel Gran Melia, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, mulai pukul 20.00 WIB, Kamis (21/9/2006). Tampak hadir Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie, Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, dan Menteri Perhubungan Hatta Radjasa. Tak ketinggalan, mantan Panglima ABRI Jenderal (Purn) Wiranto dan mantan Kepala BIN Jenderal (purn) Hendropriyono juga sempat datang sebentar, meski kemudian mereka pergi sebelum acara usai. Hadir di barisan depan tamu undangan, Gubernur Lemhanas yang juga Ketua The Habibie Center Muladi, Mantan Ketua DPR Akbar Tanjung, Sejarawan Taufik Abdullah, Direktur Eksekutif Sugeng Sarjadi Syndicate Sukardi Rinakit, Advokat Senior Adnan Buyung Nasution dan OC Kaligis, Ketua Dekopin Adi Sasono, Mantan Menteri Otonomi Daerah Rjaas Rasjid, Fadli Zon, dan lain-lain. Selain dipenuhi oleh puluhan pejabat dan mantan pejabat, ball room Gran Melia ini dipenuhi juga oleh ratusan pengunjung lainnya. Semua kursi yang disediakan habis terisi oleh para tamu. Bukan hanya itu, nampak antrian pembeli buku meski harga dibanderol Rp 100 ribu per eksemplar. Acara peluncuran ini dimulai dengan sesi komentar dari berbagai tokoh seperti Mantan Dubes Jerman untuk Indonesia Heinrich Seemann, Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Wartawan Senior Rosihan Anwar, Sejarawan Mestika Zed, dan pengamat politik Bilver Singh. Buku yang disunting oleh A Makmur Makka ini terdiri atas prolog, 4 bab dan epilog. Keempat bab ini ditulis langsung oleh Habibie berdasarkan catatan hariannya sebelum dan semasa menjabat Presiden RI menggantikan Soeharto sejak tanggal 21 Mei 1998.
(aba/)











































