Gantung Diri di Kampus
Ainul Yaqin, Mahasiswa ITS Berprestasi
Jumat, 22 Sep 2006 01:45 WIB
Surabaya - M Ainul Yaqin, mahasiswa ITS 10 Nopember yang mengakhiri hidupnya dengan gantung diri ternyata bisa disebut sosok mahasiswa yang mempunyai data akedemis cemerlang. Catatan kuliah mahasiswa semester VII Jurusan Geomatika Fakultas Tekhik Sipil dan Perencanaan yang ada di bagian akademik ini telah menyelesaikan 120 SKS dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,55. Mahasiswa kelahiran Pasuruan 15 November 1984 ini sebenarnya tinggal selangkah untuk mengakhirnya masa studinya. "Kalau melihat nilai yang diperolehnya, kemungkinan besar bisa lulus cum laude," kata M. Kayat, petugas di bagian akademik kepada wartawan di Kampus ITS 10 Nopember, Sukolilo, Surabaya, Kamis (21/9/2006). Pujian atas kecerdasaan korban juga disampaikan Ketua Jurusan Teknik Geomatika ITS, Ir Yuwono MT. "Dia termasuk mahasiswa penerima beasiswa di sini. Jadi, saya sempat tidak percaya ketika mendapat kabar meninggalnya dia," terang Yuwono.Mengenai latar belakang aksi nekad yang dilakukan mahasiswanya, dia mengaku tidak tahu menahu. "Saya tidak tahu masalah yang melatarbelakangi dia melakukan itu semua. Setahu saya dia itu rajin dan pandai dalam kuliah sehari-harinya," jelasnya.Jenazah Ainul Yaqin sendiri setelah dilakukan outopsi, langsung di makamkan ke rumah duka di Desa Winongan Kidul, Kec. Winongan, Pasuruan. Ainul ditemukan tewas di kampusnya pukul 06.00 wib, Kamis 21 September 2006 oleh petugas keberihan Abdul Hadi. Diduga penyakit ginjal yang dideritanya menjadi penyebab nekatnya Ainul.
(ndr/ndr)











































