Mega dan Gus Dur Sulit Menang dalam Pilpres 2009
Kamis, 21 Sep 2006 17:35 WIB
Jakarta - Penyebutan calon presiden sejak dini mendapat penilaian beragam. Pengamat politik dari UI Effendy Ghozali berpendapat apabila para calon presiden lama mencalonkan diri kembali, akan sulit untuk menang. "Gus Dur dan Mega akan sulit untuk maju karena memiliki trackrecord digulingkan saat mereka memerintah. Sedangkan Amien masih mempunyai peluang asal kondisinya sudah sedemikian buruknya, dalam artian rakyat sudah tidak percaya kepada pemerintahan yang sedang memimpin dan tidak ada orang baru yang pantas maju sebagai capres, " kata Effendy Ghozali.Pernyataan Effendy disampaikan dalam perbincangan dengan detikcom melalui sambungan telepon, Kamis (21/9/2006).Menurutnya, munculnya orang-orang lama seperti Gus Dur, Megawati, dan Amien Rais dalam pemilihan presiden 2009 dikarenakan salah satunya bahwa sistem kaderisasi pemimpin di sejumlah partai politik tidak berjalan, bahkan beberapa diantaranya tidak memiliki sistem kaderisasi yang jelas.Yang paling siap dalam pilpres 2009 dalam kaderisasi capres menurutnya adalah Golkar. "Tidak bisa dipungkiri, Golkar dalam hal kaderisasi capres paling bagus, dibelakangnya ada PKS, PAN masih kemungkinan memiliki kaderisasi" lanjut Effendy.Sedangkan PDIP masih dalam masa transisi dari kultus individu ke sistem yang lebih terbuka. PD menurutnya masih belum terlihat jelas kepemimpinannya.Munculkan capres yang sebanyak-banyaknya dalam wacana pilpres tidak masalah apabila dari masing-masing parpol memunculkan capres sebanyak lima orang atau lebih maka persaingan yang terjadi akan lebih sehat. Apabila dari sekian banyak capres muncul dari masing-masing parpol, maka wacana itu akan mengkristal dengan sendirinya dan merujuk kepada capres-capres tertentu. Dan bila hal tersebut berjalan, maka nama-nama tersebut akan mulai terlihat pada akhir 2008.Namun lain halnya bila masih tetap tidak ada nama-nama baru yang muncul, maka nama-nama lama akan tetap mendominasi, apalagi disusul dengan pernyataan kesiapan mereka untuk menjadi capres pada pilpres 2009.Lebih lanjut Effendy mengatakan bahwa wacana capres yang muncul bahkan belum genap dua tahun pemerintahan SBY-JK , akibat adanya kekecewaan publik terhadap kinerja pemerintah. Bahkan begitu berlipatnya kekecewaan publik tersebut, sampai harus membanding-bandingkan dengan nama capres yang lama.
(jon/jon)











































