Komisi II Pertanyakan Persentase Penggunaan Lahan GBK
Kamis, 21 Sep 2006 15:44 WIB
Jakarta -
Sejumlah anggota Komisi II DPR mempertanyakan persentase penggunaan lahan Gelora Bung Karno (GBK) yang terbagi menjadi 3 bagian, di mana 52 persen untuk olahraga, 23 persen untuk lahan komersial, dan 23 persen untuk sosial politik sebagaimana diatur dalam UU Tata Ruang Tahun 2003.Anggota Fraksi PKB Syaifullah Maksum mengatakan persentase itu perlu diubah mengingat tujuan Gelora Bung Karno membuat kawasan gelora adalah untuk olahraga dan kepentingan umum."Ini harus dikaji ulang karena penetapan itu kita tidak tahu," kata Syaifullah Maksum dalam Raker dengan Kepala Badan Pengelola Gelora Bung Karno dan Kawasan Kemayoran, Yusril Ihza Mahendra, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/9/2006).Keberatan yang sama juga dikatakan Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi Golkar Priyo Budi Santoso. Menurut dia, meski kesepakatan persentase tersebut telah disetujui oleh badan pengelola Gelora Bung Karno dan Gubernur DKI Sutiyoso namun tidak berarti persentase itu tidak bisa diubah.Pengkajian dinilai pelu karena persentase itu menjadi kunci silang sengketa yang selama ini terjadi di atas kawasan Gelora Bung Karno.Menanggapi hal iu Kepala Badan Pengelola Gelora Bung Karno dan Kawasan Kemayoran Yusril Ihza Mahendra menyatakan, DPR tidak memiliki hak untuk membatalkan kesepakatan itu karena menurut UU kesepakatan itu sudah di tangan Pemprov DKI Jakarta."Anggota DPR kan orang politik, tidak mendalami. Itu kewenangan pemda," ujar Yusril yang juga Mensesneg itu.Dia menambahkan, keputusan itu diambil dengan melihat realitas di lapangan yang pada 2003 ketika ditetapkan UU Tata Ruang sudah ada bangunan komersial yang berdiri di kawasan Gelora Bung Karno. Selain itu dalam pidatonya Soekarno tidak membatasi secara ketat mengenai fungsi penggunaan Gelora Bung Karno."Bung Karno dalam pidatonya hanya mengatakan, ada venue olahraga, ada venue politik dan pendukung lainnya. Pendukung lainnya kan macem-macem," jelas dia.Selain itu penetapan ini tidak sembarangan karena pasti melihat daerah lingkungan hijau dan daerah resapan air.
(san/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































