1.000 Petani Demo Tuntut Batalkan Impor Beras
Kamis, 21 Sep 2006 12:26 WIB
Jakarta -
Demo menuntut pemerintah menghentikan impor beras terus berlangsung di berbagai daerah. Kamis (21/9/2006), aksi serupa juga dilakukan petani di Kantor Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut). Tak kurang dari 1.000 petani ikut dalam aksi ini.Massa yang menamakan diri Serikat Petani Serdang Bedagai (SPSB), mulai mendatangi Kantor Bupati Sergai di Perbaungan, sekitar 30 kilometer dari Medan, sekitar pukul 09.00 WIB. Massa yang berasal dari berbagai kecamatan di Sergai, datang dengan menggunakan berbagai jenis kendaraan, mulai dari angkutan umum hingga truk. Sejumlah poster maupun spanduk dibentangkan dalam aksi ini. Antara lain bertuliskan, "Tegakkan reforma agraria, lakukan land reform", "Selesaikan kasus-kasus tanah yang ada di wilayah Serdang Bedagai dengan berpihak pada petani", dan "Hentikan Impor Beras." "Meskipun reformasi sudah berjalan sekitar delapan tahun, namun petani dan permasalahannya belum menjadi perhatian utama pemerintah. Impor beras merupakan salah satu buktinya. Padahal kita tahu bahwa negara kita adalah negara agraris. Mata pencaharian utama masyarakat di desa-desa di Indonesia adalah bertani. Impor beras sama saja dengan mematikan mata pencarian petani," kata Sukirman, Ketua Serikat Petani Serdang Bedagai (SPSB).Dalam aksi ini, para petani juga meminta agar 11 petani warga Desa Pergulaan, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, dibebaskan dari segala jenis tuntutan hukum. Karena mereka sebenarnya menggarap lahan mereka sendiri. Saat ini ke-11 petani itu berstatus terdakwa di Pengadilan Negeri Tebing Tinggi Deli karena dipersalahkan menggarap lahan PT PP London Sumatera Indonesia Tbk. Petani mengklaim tanah trersebut merupakan lahan mereka yang dirampas secara sepihak.Selain itu, mereka juga meminta Pemerintah Kabupaten untuk menyelesaikan berbagai kasus tanah yang merugikan petani di wilayah itu. Sejauh ini, aksi demo berjalan tertib. Sekitar 200 polisi dari Polres Serdang Bedagai terlihat berjaga-jaga.
(rul/asy)










































