Jelang Eksekusi Tibo Cs, Status NTT Siaga I
Kamis, 21 Sep 2006 10:30 WIB
Kupang - Menjelang eksekusi tiga terpidana mati kasus Poso asal Flores, Fabianus Tibo, Dominggus da Silva dan Marinus Riwu di Palu, Jumat (22/9/2006) dinihari, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan status Siaga I di berbagai kota-kabupaten di NTT. Penetapan status siaga I ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk atas reaksi masyarakat yang tetap menolak hukuman mati bagi Tibo cs.Di Maumere, tempat kelahiran Dominggus da Silva, lebih dari 1.000 aparat keamanan telah diterjunkan untuk mengamankan wilayah itu. Aparat kepolisian, Brimob dan anggota TNI bersenjata lengkap sejak Rabu (20/9/2006) malam, nampak bersiaga penuh di sudut-sudut kota, kantor-kantor pemerintahan, kantor Kejaksaan, Gedung Pengadilan dan fasilitas umum lainnya.Kepala Polres Sikka, AKBP Endang Syafrudin, yang dikonfirmasi di Maumere, Kamis (21/9/2006) mengatakan, penetapan status siaga I dilakukan atas perintah Kapolda NTT Brigjen Pol. Robert B. Sadarum. Selain mengoptimalkan pasukan TNI dan Polri yang ada di Maumere, pihaknya telah meminta tambahan pasukan dari Kupang, Ende dan Larantuka. "Pasukan tambahan sudah disiapkan. Tinggal menunggu perintah dari saya untuk bergeser ke Maumere," kata Syafrudin.Sementara di Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, lebih dari 500 warga yang bergabung dalam Forum Peduli Hak Hidup, Kebenaran dan Keadilan, sejak Rabu (20/9/2006) sore, berhasil menduduki dan menyegel kantor Kejaksaan Negeri setempat. Aksi penyegelan itu, dipimpin oleh sejumlah rohaniawan dan tokoh spiritual terkemuka didaerah itu. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas keputusan pemmerintah yang akan melakukan eksekusi mati terhadap Tibo cs. Aksi ini dihadiri Ketua Dekenat Timor Tengah Utara, Romo Aloysius Kosat, Pr, Ketua MUI Kefamenenu, Umar Sage, Pendeta Gabriel Manek Amteme dan sejumlah tokoh masyarakat.Sedangkan di Kabupaten Belu, Kapolres AKBP Heb Dehen melakukan apel siaga dengan melibatkan pasukan pengamanan perbatasan RI-Timor Leste dan unsur TNI lainnya.
(asy/)











































