Pelaku mengaku namanya diganti dengan nama orang tua, dan guru tak menghargai karyanya. Tindakan itu yang memunculkan niat membakar sekolah.
"Karena kasus pem-bully-an. Teman-teman sama ada beberapa guru. Diejek (dipanggil) pakai nama orang tua, sama pernah dikeroyok," ujarnya saat dihadirkan di Mapolres Temanggung, Rabu (27/6/2023).
"(Bullying guru) Ya kayak kreasi saya nggak dihargai, sama pernah disobek-sobek juga di depan saya. Nggak bilang apa-apa yang disobek," sambung dia.
Pelaku membakar sekolah pada 26 Juni 2023, pukul 02.00 WIB. Api melalap gudang prakarya dan atap ruang kelas 9B dan 9C.
Dia mengaku ada orang yang mengajarinya membakar sekolah. "Belajar dari teman," katanya.
Pelaku menyesali perbuatan yang membuatnya berurusan dengan polisi. "Saya menyesali (perbuatan), merasa akan berurusan (polisi)," ujarnya.
Simak selengkapnya di sini.
Simak Video 'Motif Siswa SMP Temanggung Bakar Sekolah: Di-bully Teman dan Guru':
[Gambas:Video 20detik] (aik/aik)











































