Kudeta Militer Thailand Tak Akan Ilhami TNI

Kudeta Militer Thailand Tak Akan Ilhami TNI

- detikNews
Kamis, 21 Sep 2006 07:28 WIB
Jakarta - Sukses kudeta militer Thailand tidak akan mendorong TNI untuk melakukan hal serupa. TNI dinilai belum mempunyai tradisi kudeta meski kondisi sosial politik hampir sama dengan di Thailand."Tidak ada tradisi kudeta militer di Indonesia dan TNI sangat berhati-hati sekali," ujar pengamat militer Letjen (Purn) Agus Widjojo saat berbincang dengan detikcom usai menghadiri peluncuran Centre for Human Security Studies (CHSS) di Aula Universitas Paramadina Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (20/9/2006) malam.Menurutnya, politisi sipil dari dulu dipahami oleh TNI cenderung korup akan tetapi bukan berarti mendorong TNI untuk mengintervensi lebih jauh otoritas sipil."Dari dulu, (politisi sipil) begitu. Tapi pengendalian TNI secara sadar tidak memulai kudeta. TNI akan mencari landasan konstitusional terlebih dahulu," tegasnya.TNI justru memahami persoalan di lingkaran elite sipil dikarenakan masa transisi demokrasi yang terus berlanjut di Indonesia."Keadaan sekarang hanyalah masalah transisi yang perlu dicari jawabannya oleh berbagai pihak melalui aturan dan prosedur yang telah disepakati. Dan kudeta bukan kesepakatan bersama,"tambahnya.Selain itu, kondisi politik di Indonesia berbeda dengan di Thailand dengan Raja Bhumibol Adulyadej yang diakui dan dihormati oleh seluruh warganya."Selain mempunyai pengalaman kudeta berkali-kali Thailand mempunyai katup pengaman pada diri Raja. Hingga apapun krisis politik yang terjadi akan diselesaikan pada Raja. di Indonesia, faktor ini tidak ada," terangnya. (fjr/)


Berita Terkait