Chavez: Bush adalah Iblis, Pendusta dan Tiran!

Chavez: Bush adalah Iblis, Pendusta dan Tiran!

- detikNews
Kamis, 21 Sep 2006 07:15 WIB
Hong Kong - Tanpa tedeng aling-aling Presiden Venezuela Hugo Chavez menyebut Presiden Amerika Serikat (AS) George W Bush sebagai iblis (the devil) yang merasa memiliki dunia. Salut!Pernyataan berani ini dilontarkan Chavez dalam Sidang Umum PBB, Rabu September 2006. Chavez melontarkan hal ini seraya menumpahkan kemarahannya kepada AS dalam pidato yang tajam di sidang tersebut."Kemarin iblis datang kemari," ujar Chavez merujuk kepada Bush yang berpidato di tempat yang sama 24 jam sebelumnya, seperti dikutip AFP, Kamis (21/9/2006)."Di sini," tandasnya. "Dan masih tercium bau sulfur hari ini, di meja saya berdiri di depan saat ini," tandasnya lagi.Chavez kemudian menyilangkan dirinya, dengan mengangkat kedua tangannya bersama-sama, seolah tengah berdoa dan menengadah ke arah langit-langit ruangan sidang."Kemarin, Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang saya hormati, dari mimbar ini, Presiden AS, pria yang saya sebut 'iblis' datang ke sini, berbicara seakan-akan dia pemilik dunia. Sungguh! Seakan-akan sebagai pemilik dunia," ucapnya keras.Chavez kemudian menyebutkan sebuah kejahatan yang disebutnya sebaga "hegemoni" dan "imperialisme" AS dan menyerukan reformasi PBB dengan mengurangi pengaruh AS.Pidato berapi-api ini kemudian mendapat respons luar biasa. Tepuk tangan bergemuruh dari ruang sidang. Ini merupakan semburan kata-kata anti-Bush saat sidang dalam dua hari, menyusul pidato Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad hari Selasa 19 September 2006.Chavez kemudian mengacung-acungkan sebuah buku berjudul "Hegemony and Survival" yang ditulis intelektual kiri AS Noam Chomsky, yang mengutip filosof Yunani Aristoteles, dan menyebut pandangan Bush tentang demokrasi menyerupai serial triller novelis Alfred Hitchcock.Seandainya difilmkan, Chaves menyarankan film tersebut diberi judul "Resep Iblis". Chavez juga menyebut Bush sebagai "pendusta" dan "tiran".Chavez kemudian menyatakan Bush mendukung terorisme dan lontaran Bush di Sidang Umum PBB hari Selasa kemarin sepatutnya diuji oleh psikiater."Kita tidak bisa membiarkan kediktatoran dunia berkonsolidasi. Imperialisme AS adalah ancaman bagi kehidupan umat manusia. Bush telah mempromosikan demokrasi yang salah dan 'demokrasi ledakan'," bebernya berapi-api. (fjr/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads