Konsep Human Security Mendesak Disosialisasikan

Konsep Human Security Mendesak Disosialisasikan

- detikNews
Kamis, 21 Sep 2006 00:23 WIB
Jakarta - Kehidupan umat manusia dalam banyak hal mengalami tahap-tahap kritis. Sebagai salah satu solusi, konsep keamanan manusia (human security) harus segera disosialisasikan.Demikian salah satu poin diskusi mengenai human security saat launching Centre for Human Securyty Studies (CHSS) yang digelar di Universitas Paramadina, Jl Gatot Subroto, Rabu (20/9/2006) malam."Fenomena itu (ancaman keamanan kepada manusia) makin meningkat. Tak hanya dalam arti negara melainkan pada individu masyarakat," kata Gubernur Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Irjen Pol Faruk Muhammad yang menjadi pembicara pada acara tersebut.Contoh dari ancaman yang saat ini dihadapi antara laun, kerusakan lingkungan mengancam di kota atau hutan pedalaman, kelaparan yang mengakibatkan kematian 20.000 manusia di seluruh dunia setiap harinya, kematian karena wabah malaria, dan pendidikan yang semakin mahal dan elitis.Menurutnya, keberadaan human security mampu menggeser pemahaman lama mengenai security dan mendorong pada pemahaman baru yang lebih manusiawi."Berbeda dari pengertian security tradisional yang menitikberatkan pada kemampuan negara mengamankan kepentingannya lewat perangkat militer, human security lebih menjamin bagaimana individu-individu masyarakat mendapatkan kesejahteraannya seperti akses kesehatan dan pendidikan," terangnya.Hanya saja persoalan human security akan menemui kendala ketika diaplikasikan pada tingkat kebijakan karena menyangkut sistem yang lebih kompleks."Sebagai diskursus akademis, berbeda dengan konsep kebijakan. Ketika akan diturunkan menjadi policy, terkait dengan instrument policy seperti departemen-departemen yang mempunyai kepentingannya sendiri," kata Faruk dalam balutan kemeja batiknya.Melihat hambatan itu, dia berharap wacana human security dapat dikomunikasikan dengan baik supaya tidak membuat kebingungan masyarakat."Harus benar-benar fokus jangan asal hantam sana hantam sini. Misalkan yang sedang tren adalah isu bio security akibat flu burung dan lumpur Lapindo. Itu yang menjadi fokus," tandasnya. (fjr/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads