Pemerintah Minta Takbiran Keliling Ditiadakan
Rabu, 20 Sep 2006 14:29 WIB
Jakarta - Takbir keliling yang biasanya dilakukan umat Islam pada malam lebaran terancam ditiadakan. Menteri Agama Maftuh Basyuni atas nama pemerintah meminta umat muslim agar tidak menggelar takbir keliling. "Negara saat ini masih carut-marut, sehingga takbiran sebaiknya dilakukan sesederhana mungkin tidak perlu hura-hura seperti yang sudah -sudah dulu," ujar Menteri Agama Maftuh Basyuni di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (20/9/2006).Malam takbiran, lanjut Basyuni, sebaiknya dilakukan di masjid dan tidak diadakan secara hura-hura. Sementara mengenai keputusan pemerintah awal mulai puasa, menurut Basyuni akan ditetapkan setelah dilakukan sidang Isbat 22 mendatang. "Berdasarkan perhitungan hisab, puasa dimulai 24 September. Kemungkinan rapat rukyat akan menetapkan seperti itu dan harapan saya agar tidak ada perbedaan," tandasnya.
(jon/san)











































