Forak Desak BRR Segera Salurkan Dana Hibah
Rabu, 20 Sep 2006 13:33 WIB
Banda Aceh - Penyebab bentrokan di kantor Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias disebabkan Forum Komunikasi Antarbarak (Forak) meminta BRR segera menyalurkan dana atau uang hibah ke pengungsi korban gempa dan tsunami di Provinsi NAD.Permintaan disampaikan oleh Direktur Forak Panji Utomo yang dituangkan dalam draf kesepakatan kerjasama BRR dengan Forak. Namun draf tersebut tidak mendapat persetujuan pihak BRR yang dipimpin oleh Kuntoro Mangkusubroto."Kemarin sebelum massa menyandera Pak Kuntoro, perwakilan massa yang dipimpin oleh Panji Utomo bertemu dengan Pak Kuntoro didampingi para deputi," kata Jubir BRR Mirza Kumala di kantornya, Banda Aceh, Rabu (20/9/2006).Namun saat Kuntoro membaca draf, banyak isinya yang tidak mungkin yang dilakukan. Seperti dalam pasal 1 berbunyi, "Untuk pemberdayaan dan meningkatkan kesejahteraan hidup pengungsi, dipandang perlu memberikan uang tunai atau dana hibah berupa modal usaha, pengganti uang sewa dan pemberian uang atau daging meugang (daging menjelang puasa)".Pasal aneh lainnya terdapat di pasal 4. Mereka meminta setelah ditandatangani kesepakatan kemitraan, dana bantuan sosial, uang tunai bisa disalurkan ke rekening Forak melalui sebuah institusi perbankan yang berada di wilayah NAD.Pada akhir draf perjanjian, tertulis kata-kata perjanjian ini telah disepakati kedua belah pihak. Perjanjian disetujui oleh Ketua Badan Pelaksana BRR Aceh-Nias Kuntoro Mangkusubroto dan Direktur Forak Dokter Panji Utomo. Namun pihak BRR jelas-jelas menolak permintaan persetujuan ini.Kabar yang beredar, Direktur Forak Panji Utomo telah mengiming-imingi para pengungsi untuk meminta uang tunai ke BRR. Panji disebut-sebut mantan rekanan BRR. Namun karena dianggap tidak bisa menyelesaikan proyek, dia didiskualifikasi.
(jon/sss)











































