Belajar dari Thailand, Perwira TNI Harus Rutin Dirotasi
Rabu, 20 Sep 2006 11:42 WIB
Jakarta -
Kudeta militer di Thailand menjadi pelajaran penting bagi Indonesia. Untuk menghindari fanatisme terhadap figur militer tertentu, rotasi jabatan di tubuh TNI harus rutin dilakukan."Kudeta semacam ini tidak boleh terjadi di Indonesia. Untuk menghindari itu, jangan terlalu lama menempatkan orang di jabatan tertentu. Rotasi TNI harus jalan," ujar anggota Komisi I dari FPD Shidki Wahab di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/9/2006).Menurut Shidki, sekali kudeta terjadi di Indonesia, maka kudeta akan muncul berulang-ulang. Negara akan menjadi rawan kudeta jika situasi politik nasional memburuk."Ongkosnya terlalu mahal jika itu terjadi. Krisis politik seberat apa pun harus diselesaikan dengan cara damai," lanjutnya.Menurut Shidki, pemerintah harus mengambil pelajaran dari Thailand. Dia meminta TNI untuk selalu menjalankan tugas, fungsi, dan wewenang yang dimilikinya.
(fay/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































