Warga Minta Tanggul di Lokasi Snubbing Unit Dijebol

Warga Minta Tanggul di Lokasi Snubbing Unit Dijebol

- detikNews
Rabu, 20 Sep 2006 11:41 WIB
Jakarta - Puluhan warga Desa Siring mendatangi lokasi peninggian tanggul di lokasi snubbing unit. Mereka meminta agar tanggul dijebol agar lumpur bisa mengalir.Tindakan warga itu dipicu jebolnya tanggul di RT 9, Desa Siring, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (20/9/2006), pukul 01.00 WIB. Akibatnya, sebanyak 4 RT di Desa Siring kini terendam lumpur setinggi 30 cm.Puluhan warga itu menginginkan agar para pekerja di lokasi snubbing unit tidak terus meninggikan tanggul. Mereka khawatir, hal itu hanya akan membuat aliran lumpur ke rumah mereka semakin deras."Kita datang ke sini tidak untuk menjebol tanggul saja, tapi juga meminta pekerja untuk memperbaiki tanggul di RT 9. Jika di sana sudah kuat kembali, silakan lanjutkan penguatan di tol," kata Kusnadi, salah seorang warga.Melihat aksi warga yang terlihat emosional, para pekerja Lapindo Brantas Inc diam saja. Mereka tidak memberikan respons apa pun, baik menyetujui atau menolak tuntutan warga itu.Melihat hal ini warga bertambah kesal. Terlebih ketika sejumlah petugas sekuriti menghalangi mereka mendekati lokasi snubbing unit. Kericuhan antara warga dengan para sekurti nyaris terjadi.Beruntung, situasi itu tidak berkepanjangan. Emosi warga bisa diredam setelah puluhan personel Brimob turun tangan. Warga berhasil dibujuk untuk tidak melakukan tindakan anarkis.Di RT 9 sejumlah personel Yon Zipur V Kepanjen Malang, masih sibuk memperbaiki tanggul. Mereka berusaha sekuat tenaga membendung amukan lumpur. Bibir tanggul dan lumpur hanya berjarak tidak lebih dari 15 cm. (djo/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads