Kudeta Bikin Warga Thai Bingung
Rabu, 20 Sep 2006 10:26 WIB
Bangkok - Kudeta militer yang terjadi di Thailand membuat rakyat negeri itu dilanda kebingungan. Mereka tidak yakin bagaimana harus bereaksi atas kudeta mengejutkan itu."Saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada Thailand. Saya bingung," ujar Yong Suphachai, seorang warga Bangkok. "Saya sangat terkejut dan takut," imbuhnya seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (20/9/2006).Namun ada pula warga yang mendukung kudeta itu. "Saya sebenarnya tidak setuju dengan kudeta, tapi karena sekarang mereka telah melakukannya, saya mendukung itu. Sebab Thaksin telah menolak untuk mundur dari posisinya," kata Sasiprapha Chantawong, mahasiswa di Universitas Thammasat.Diakuinya, reputasi Thailand mungkin rusak akibat kudeta ini. Namun itu masih lebih baik daripada membiarkan Thaksin terus berkuasa. "Membiarkan Thaksin terus berkuasa akan lebih menghancurkan negara ini," tuturnya.Menurut Chuan Leekpai, mantan perdana menteri dan anggota partai oposisi Partai Demokrat, sikap Thaksin membuat militer terpaksa bertindak."Sebagai politikus, kami tdak mendukung kudeta apapun namun selama lima tahun terakhir, pemerintahan Thaksin telah menciptakan beberapa kondisi yang memaksa militer melakukan kudeta. Thaksin telah menyebabkan krisis di negeri ini," katanya.Kudeta militer ini terjadi di saat Perdana Menteri (PM) Thaksin Shinawatra sedang menghadiri pertemuan Majelis Umum PBB di New York, AS. Buntut kudeta ini, Thaksin batal menyampaikan pidatonya di forum internasional tersebut.
(ita/sss)











































