Dunia Internasional Sayangkan Kudeta Militer Thailand
Rabu, 20 Sep 2006 09:58 WIB
Bangkok - Kudeta militer di Thailand ditanggapi dengan keterkejutan dunia internasional. Negara-negara menyayangkan terjadinya kudeta tersebut.Pemerintah Filipina misalnya, prihatin akan kudeta tersebut dan menyerukan bangsa Thailand untuk menyelesaikan masalah internal ini secara damai.Keprihatinan itu disampaikan Duta Besar Filipina untuk Thailand Antonio Rodriguez seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (20/9/2006).Senada dengan itu, pemerintah AS juga menyerukan rakyat Thailand untuk menyelesaikan masalah politik mereka dengan damai."Kami terus memonitor perkembangan, namun situasi saat ini masih belum jelas," ujar seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS Kenneth Bailes."Kami meminta rakyat Thai untuk menyelesaikan masalah politik mereka dengan cara damai dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi dan aturan hukum," imbuh petinggi Washington itu.Reaksi juga datang dari pemerintah Australia yang sangat menyayangkan kudeta tersebut."Kami sangat menyayangkan kenyataan bahwa kudeta seperti itu telah terjadi. Jelas sekali melihat demokrasi dihancurkan dengan cara itu merupakan masalah yang sangat kami khawatirkan," kata Menteri Luar Negeri Australia Alexander Downer."Namun apa yang akan kami lakukan sebagai konsekuensi dari itu, masih terlalu dini untuk dikatakan," imbuh pejabat tinggi negeri Kangguru itu.Pemerintah Selandia Baru mengeluarkan pernyataan senada. Negara tersebut menyesalkan terjadinya kudeta Thailand yang jelas-jelas tidak mencerminkan demokrasi.
(ita/sss)











































