Amankan Perbatasan, Pos Penjagaan Ditambah

Amankan Perbatasan, Pos Penjagaan Ditambah

- detikNews
Rabu, 20 Sep 2006 01:00 WIB
Jakarta - Pembangunan sejumlah pos penjagaan di daerah perbatasan terus diupayakan. Hal ini dimaksudkan untuk semakin mengintensifkan pengamanan di daerah perbatasan."Semuanya sedang dalam proses. Setiap tahun, kita dapat anggaran untukmembangun, bisa perbaikan pos yang sudah ada, melengkapi, atau membangunyang baru," kata Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Djoko Santoso.Hal itu disampaikan dia, usai upacara serah terima jabatan komandan pusat teritorial AD dari Mayjen TNI Suprapto kepada Brigjen TNI Hotmangaraja Pandjaitan di Markas Pusat Teritorial AD, Jl Setu, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (19/9/2006)Ditambahkan Djoko, semua perbatasan darat yang dimiliki Indonesia diprioritaskan untuk diamankan. Contohnya di Kalimantan, Papua, dan NTT yang berbatasan dengan Timor Leste."Semua dapat prioritas yang sama, karena perbatasan darat itu sangat penting dan strategis," imbuhnya.Ditambahkan Djoko, saat ini di Kalimantan yang luas perbatasan daratnyakurang lebih 2.004 km, sudah ada 7 pos yang dibangun. Sedangkan di Papua ada 10 pos baru.Sementara di perbatasan antara NTT dan Timor Leste, jumlah pos justru akan dikurangi. Sayang tidak dijelaskan apa alasannya. Yang jelas pos penjagaan di daerah itu hanya akan diperbaiki.Mengenai peralatan di pos-pos perbatasan, Djoko mengakui masih sangat terbatas. Namun hal itu bukan alasan untuk tidak melakukan tugas pengamanan.Dia juga menjelaskan di tingkat Batalyon Infanteri dan beberapa kendaraan lapis baja sudah bisa diproduksi di dalam negeri, sehingga kekurangan yang ada sudah bisa dipenuhi. (nvt/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads