Hadiri Milad KPPSI, Ba'asyir Minta Jaminan Keamanan

Hadiri Milad KPPSI, Ba'asyir Minta Jaminan Keamanan

- detikNews
Selasa, 19 Sep 2006 17:56 WIB
Makassar - Amir Majelis Mujahidin Indonesia, Abu Bakar Ba'asyir dijadwalkan menghadiri Milad VI Komite Persiapan Penegak Syariat Islam (KPPSI) Sulsel yang diselenggarakan di Masjid Baiturrahman, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu besok. Namun, menjelang penyelenggaraan acara milad, sebuah kotak mencurigakan yang diduga bom ditemukan warga.Penemuan benda mencurigakan ini sempat membuat Abu Bakar Basyir was-was. Ia segera mengutus salah seorang santrinya untuk menghubungi panitia pelaksana."Ajudan Ba'asyir menghubungi salah satu panitia setelah mendengar berita itu, dan meminta jaminan keamanan dari panitia," tutur Samsuddin Alimsyah, Ketua Pelaksana Milad VI KPPSI ketika ditemui di Auditorium Al Jibra, Universitas Muslim Indonesia (UMI) Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Selasa (19/9/2006).Basyir dijadwalkan memberikan tausiyah da;am Milad VI KPPSI ini. Basyir dijadwalkan tiba di Makassar Selasa sore ini.Awalnya, rencana Milad VI KPPSI digelar di Masjid Al Markas Al Islami. Masjid ini adalah masjid terbesar di Sulsel. "Makanya kami mengundang 5.000 undangan. Tapi, seminggu menjelang kegiatan, tiba-tiba pihak masjid membatalkan," ujar Samsuddin. Pembatalan ini sempat mengejutkan panitia. Pasalnya, 2 minggu sebelumnnya, imam mesjid telah memberi ijin. "Kami berpikiran positif saja. Alasan mereka membatalkan, karena akan ada acara bazar ramadan. Tapi anehnya, hal ini dibatalkan sehari setelah Yusuf Kalla meninjau masjid ini," kata Samsuddin. "Tapi bukan berarti saya menghubung-hubungkan ya. Tapi secara kebetulan saja barangkali," timpalnya lagi. Sementara itu, Samsuddin juga mengeluhkan soal sejumlah hotel yang direncanakan sebagai tempat nginap Ba'asyir ternyata menolak, dengan alasan full booking. "Semua hotel yang kami hubungi full booking. Padahal rencananya kami ingin beliau (Abu Bakar Ba'asyir) nginap di Clarion. Tapi itu gak masalah. Masih banyak rumah anggota KPPSI yang bisa dijadikan tempat nginap," terangnya. Selain Ba'asyir, sejumlah tokoh yang dijadwalkan hadir yakni Din Syamsuddin, KH Ma'ruf Amin, dan AM Fatwa. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads