Korsel Gagalkan Plot Radikal

Korsel Gagalkan Plot Radikal

- detikNews
Selasa, 19 Sep 2006 14:09 WIB
Seoul - Badan intelijen Korea Selatan (Korsel) berhasil menggagalkan upaya-upaya kelompok radikal untuk mendirikan basis operasi atau menggalang dana di negeri Ginseng itu.Demikian terungkap dalam laporan Dinas Intelijen Nasional (NIS) seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (19/9/2006).Sejak tahun 2002, NIS telah menyelidiki 107 tersangka berkaitan dengan enam kasus yang melibatkan kelompok-kelompok teror.Menurut NIS, pada Mei 2004, delapan militan terkait gerakan ekstrem Jamaah Islamiyah (JI) ditangkap saat berupaya masuk ke Korsel untuk mendirikan basis operasi. Mereka kemudian dideportasi, namun tidak disebutkan ke negara mana.Pada Mei 2005, NIS memburu tiga orang yang secara ilegal mentransfer dana sekitar US$ 60 juta ke luar negeri dengan menyamarkannya sebagai bagian dari transaksi dagang.Ketiganya berhasil ditangkap dan dipenjara satu tahun karena melanggar aturan transfer keuangan. Dari ketiga orang itu termasuk seorang pria yang ayahnya adalah pemimpin sebuah kelompok radikal Palestina. Pria itu menikahi seorang perempuan Korsel dan mendirikan perusahaan dagang bersama dua orang lainnya."Ada terus laporan intelijen mengenai tersangka teroris yang mungkin berkeliaran di negeri," demikian laporan NIS."Mengingat fakta bahwa serangan teror kerap dilakukan organisasi lokal di luar negeri, kami tidak bisa mengesampingkan kemungkinan bahwa para teroris bisa tumbuh dalam komunitas asing," imbuh NIS. (ita/sss)


Berita Terkait