Bush: Permintaan Maaf Paus Tulus

Bush: Permintaan Maaf Paus Tulus

- detikNews
Selasa, 19 Sep 2006 10:24 WIB
New York - Presiden AS George W. Bush ikut berupaya meredakan kemarahan muslim atas pidato Paus Benedictus XVI belum lama ini. Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia Abdullah Ahmad Badawi, Bush membahas hal tersebut. Kepada Badawi, Bush meyakinkan bahwa permintaan maaf yang disampaikan Paus adalah tulus. Demikian disampaikan ketua urusan Asia Timur Dewan Keamanan Nasional AS, Dennis Wilder seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (19/9/2006)."Presiden menekankan bahwa Paus telah membuat permintaan maaf atas ucapannya dan presiden yakin bahwa Paus tulus akan pernyataannya itu," kata Wilder.Ketika ditanyai apakah Badawi sependapat dengan Bush, Wilder menjawab, "Dia menerima posisi presiden soal masalah itu."Kontroversi soal pidato Paus dibicarakan dalam pertemuan selama 50 menit antara Badawi dan Bush di sela-sela sidang Majelis Umum PBB di New York, AS pada Senin 18 September waktu setempat.Paus memancing kemarahan muslim akibat pidato yang disampaikannya dalam kuliah umum di Aula Magna, Universitas Regensburg, Jerman, Selasa 12 September lalu. Saat itu Paus membicarakan soal jihad dan bagaimana dirinya menentang agama dijadikan sebagai motif kekerasan. Paus sempat mengutip pernyataan seorang kaisar Kristen ortodoks abad ke-14, Kaisar Bizantium (kini Turki) Manuel II Paleologus yang mengatakan, Nabi Muhammad hanya membawa hal-hal jahat dan tidak manusiawi, seperti perintahnya untuk menyebarkan ajarannya dengan pedang. Meski dua kali menekankan bahwa dirinya hanya mengutip pernyataan orang lain, namun saat itu Paus tidak menyebutkan apakah dirinya setuju atau tidak dengan statemen itu. Paus hanya menegaskan bahwa kekerasan bukan sifat Tuhan. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads