Sikapi Ceramah Paus, Vatikan Bertemu dengan Tokoh Agama
Selasa, 19 Sep 2006 07:00 WIB
Roma - Seorang pejabat senior Vatikan berharap dapat bertemu dengan Imam Masjid Raya Italia dan pendeta Yahudi untuk menyikapi ceramah Paus tentang Islam yang memicu polemik di seluruh dunia. Awalnya, pertemuan Kardinal Perancis Paul Poupard dengan para tokoh agama pada selasa (12/9/2006) untuk meluncurkan sebuah majalah baru lintas agama. Namun rencana peluncuran tersebut tertunda akibat munculnya krisis antara Vatikan dan kaum muslim dunia yang dipicu oleh komentar Paus Benedictus XVI mengenai Islam. "Inisiatif (penerbitan majalah) ini diharapkan menjadi kontribusi baru dari Roma untuk menguatkan nilai-nilai kehidupan bersama secara damai dan saling timbal balik," kata Walikota Roma Walter Veltroni seperti dilansir dari AFP, Selasa (19/9/2006). Tokoh-tokoh lain dari Yahudi, Islam dan Katolik juga ikut serta dalam pertemuan yang digagas gereja Roma tersebut. "Ini adalah moment dimana tuntutan untuk dialog budaya dan agama merupakan satu hal yang dirasa sangat kuat, yang menawarkan beragam komunikasi diantara penganut agama dalam ruang yang permanen", ujar Veltroni. Selain itu, menyikapi respon umat ISlam terhadap ceramah Paus, Kardinal Poupard mengajak umat Islam untuk membaca secara keseluruhan pidato yang kontroversial tersebut sebelum bereaksi. Dalam pidatonya di Jerman, Paus mengutip tulisan abad pertengahan yang menyebutkan bahwa ajaran Nabi Muhammad disebarkan dengan kekerasan dan tidak manusiawi.
(wiq/)











































