Sempat Konflik, Pengurus YLBHI Baru Terbentuk
Selasa, 19 Sep 2006 06:26 WIB
Jakarta - Setelah sempat dilanda konflik internal beberapa bulan lalu, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) yang diketuai oleh M Patra Zen akhirnya berhasil membentuk kepengurusan baru untuk periode 2006-2011. Patra Zen sendiri terpilih sebagai ketua YLBHI dalam pemilihan yang berlangsung pada Rabu (23/8/2006) yang lalu. Rapat itu juga disepakati komitmen bersama untuk membantu keuangan lembaga. "Badan Pengurus merasa ringan jika secara bersamaan dengan DP dan alumni dan semua pihak berkontribusi untuk mencari jalan keluar tiga hal, pelayanan kepada masyarakat, pengawasan terhadap aparat negara serta pendanaan", ujar Patra M. Zen dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (19/9/2006). Selama ini, Patra Zen menambahkan, untuk menjalankan roda keorganisasian lembaga bergantung kepada sumbangan anggota. "Bantuan rutin dari Bang Buyung lebih kurang Rp 10 juta per bulan. Alhamdulillah, anggota yang lain juga komitmen untuk menyumbang," ujarnya. Dia mengatakan, secara ideal untuk menjalankan roda organisasi YLBHI membutuhkan dana sebesar Rp 115 juta per bulan. Dana tersebut terbagi ke dalam beberapa pos pembiayaan seperti biaya operasional, subsidi ke 15 kantor LBH serta biaya over head. "Karenanya, komitmen para DP serta para alumni yang telah dibesarkan LBH sangat diharapkan," katanya. Menurut rencana, pelantikan Pengurus YLBHI periode 2006-2011 ini akan dilaksanakan di Gedung YLBHI, Jalan Diponegoro No. 74. Acara pelantikan akan dimulai 16.00 Wib dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Dalam rapat pimpinan Dewan Pembina (DP) yang berlangsung Jum'at (15/9/2006) disetujui struktur Badan Pengurus (BP) YLBHI yang akan bertugas untuk lima tahun kedepan. Rapat itu sendiri dihadiri Ketua DP Adnan Buyung Nasution, Ketua BP M.Patra Zein, sekretaris Achmad Sentosa, Bendahara Tuty Hutagalung, Ake Arif, dan Aristides Katopo.
(wiq/)











































