Kotak Diduga Bom Ditemukan di Pintu Masjid Milad Ba'asyir
Selasa, 19 Sep 2006 00:55 WIB
Makassar - Selepas pukul 19.00 Wita, warga Panakukan Makassar dikejutkan dengan temuan barang yang diduga bom. Benda terbungkus kayu coklat itu berada di pintu masjid Baiturrahman yang rencananya menjadi tempat Milad bersama Abu Bakar Ba'asyir. "Seorang anak kecil melapor ke saya, " ujar Ketua Rt I kelurahan Karampuang kecamatan Panakukan Makassar Daeng Leong saat ditemui wartawan di sekitar masjid yang berada di Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Senin (18/9/2006).Daeng pun kemudian melapor ke lurah Sarifuddin. Menerima laporannya, Sarifuddin langsung melapor ke polisi. Sekitar pukul 22.00 Wita, tim jihandak Polda Sulsel mulau berdatangan di lokasi dan melakukan penyisiran. Penyisiran yang berlangsung selama satu jam itu berhasil menemukan kotak kayu berukuran panjang 1 meter dan lebar 15 cm. Namun menariknya, dalam pemeriksaan tim jihandak, kotak itu tidak terbaca dengan metal detector. Hal ini membuat tim tim curiga dan diputuskan untuk meledakkan kotak itu. Setelah diledakkan, kotak itu ternyata hanya berisi bahan cor-coran semen yang sudah mengering. Kayu-kayu yang membungkus kotak pun berhamburan.Ratusan warga dengan penuh semangat menyaksikan saat peledakan kotak itu. Jalan Urip pun ditutup pada 23.00 Wita untuk dilakukan peledakan kotak yang diduga bom tersebut.Lokasi ditemukannya kotak ini, rencananya akan digunakan untuk acara Milad ke 6 Komite Persiapan Penegakan Syariah Islam (KPPSI), Selasa pagi (19/92006). Milad ini juga akan dihadir Abu Bakar Ba'asyir.
(wiq/)











































