Penumpang Kereta Diperkirakan Naik 20% Saat Lebaran
Senin, 18 Sep 2006 20:14 WIB
Jakarta - Penumpang kereta api diperkirakan meningkat 20 persen saat Lebaran 2006. Angka penumpang di luar hari puncak pada 2005 mencapai 713.774, maka tahun ini diprediksi akan mencapai 725.055."Di hari-hari puncak kami prediksi bisa mencapai 64.377 orang. Tahun lalu kan cuma 63.338," ujar Kepala PT KAI Daops I Judarso Widyono dalam keterangan pers di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (18/9/2006).Dijelaskan dia, hari puncak adalah saat di mana penumpang padat dan hari favorit penumpang untuk bepergian. Hari puncak atau peak ini biasanya mulai terjadi H-4."Perkiraan ini karena hari Jumat 20 Oktober adalah awal libur," imbuhnya.Pada waktu normal, tuturnya, tempat duduk yang digunakan hanyalah 31 ribu per hari. Namun saat lebaran bisa mencapai 42 ribu. Saat ini, terdapat 245 gerbong ekonomi dan pada saat lebaran rencananya akan ditambah 42 gerbong. Untuk kelas bisnis yang berjumlah 153 gerbong akan ditambah 40 gerbong. Sedangkan untuk kelas eksekutif yang berjumlah 106 gerbong akan ditambbah 42 gerbong.Sementara itu tempat duduk kelas ekonomi yang biasanya berjumlah 12.500 akan ditambah 2.100 kursi penumpang. Untuk kelas bisnis yang berjumlah 9.796 akan ditambah 2.560 kursi. Sedangkan kelas eksekutif yang berjumlah 11.236 akan ditingkatkan menjadi 4.452 kursi."Nanti angkutan lebaran akan dioperasikan 15 rangkaian kereta api tambahan," tambah dia.Judarso merinci, untuk kereta api eksekutif yang berangkat dari stasiun Gambir akan ditambah 4 rangkaian kereta eksekutif dan 2 rangka campuran. Di stasiun Jakarta Kota akan ditambah 2 rangkaian kereta bisnis. Sedangkan di Pasar Senen ditambah 6 rangkaian kereta ekonomi dan di Tanah Abang hanya 1 rangkaian kereta ekonomi."Gerbong-gerbong kereta akan dimaksimalkan hingga 12, biasanya hanya 6 gerbong. Kalau untuk pegunungan maksimal 8 gerbong," tandasnya
(wiq/)











































