FPI Minta Paus Tidak Intervensi Eksekusi Tibo
Senin, 18 Sep 2006 18:34 WIB
Jakarta - Selain mendesak kembali meminta maaf atas pernyataannya yang mendeskreditkan umat Islam, Front Pembela Islam (FPI) juga meminta Paus Benedictus XVI tidak mencampuri eksekusi terpidana mati kasus Poso Tibo cs.Desakan itu disampaikan 10 perwakilan FPI saat bertemu dengan Dubes Vatikan Leopoldo Girelli di Kedubes Vatikan, Jl Ridwan Rais, Jakarta, Senin (18/9/2006)."Ke depan Vatikan tidak usah ikut campur urusan hukum Indonesia," kata Ketua DPP FPI Sobri di depan ratusan anggota FPI yang menunggu hasil pertemuan sambil berunjuk rasa di depan Kedubes Vatikan.Menurut Sobri, Vatikan beralasan langkah itu diambil karena Katolik tidak membenarkan hukuman mati. Alasan ini dinilai perwakilan FPI tidak masuk akal dan mengecewakan."Imam Samudra (terpidana mati kasus bom Bali) dihukum mati, tapi kita tidak minta dibebaskan," ujar Sobri.Usai Sobri menyampaikan hasil-hasil pertemuan, massa FPI kemudian membubarkan diri. Akibat aksi FPI ini, arus lalu lintas di sekitar Kedubes Vatikan sempat macet.
(djo/sss)











































