Pembatasan Lift di DPR Makin Menjadi-jadi
Senin, 18 Sep 2006 15:12 WIB
Jakarta - Penggunaan lift di Gedung Nusantara I DPR makin dibatasi. Antrean yang akan menggunakan lift pun semakin menjadi-jadi.Hal ini karena terhitung Senin (18/9/2006), Sekretariat Jenderal DPR menutup lift yang biasa digunakan oleh tamu dan karyawan di lantai dasar (basement).Padahal biasanya tamu dan karyawan masih bisa bebas menggunakan lift khusus anggota dewan dari lantai ini tanpa halangan penjaga. Namun sejak hari ini, penjagaan di lantai dasar makin diperketat.Tidak tanggung-tanggung, 4-6 petugas pamdal sengaja ditempatkan di lantai dasar hanya untuk menghalau mereka. Padahal biasanya lantai ini bersih dari penjagaan.Sejumlah pengguna lift yang ditemui detikcom mengaku sangat jengkel dengan aturan baru ini. Padahal sejak aturan pembatasan lift diberlakukan Mei lalu, sudah cukup menciptakan antrean panjang. Apalagi dengan kebijakan yang baru ini.Untuk bisa masuk ke dalam lift, seseorang membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Jika tidak sabar, para tamu, wartawan dan karyawan terpaksa menaiki tangga."Gila ini, apa sih bedanya kita dengan anggota DPR sampai-sampai diperlakukan seperti ini," ketus salah satu wartawati koran nasional.Dari pantauan, tidak sedikit orang yang memilih naik tangga daripada harus menunggu.Jika 2 lift karyawan dan tamu dipadati puluhan orang, pemandangan kontras terlihat di 4 lift yang dikhususkan buat angota DPR. Saat ini jarang anggota DPR yang menggunakan lift. Bahkan dalam beberapa saat sama sekali tidak ada aktivitas.Di Gedung Nusantara I terdapat 6 lift. Sebelum ada aturan baku, setiap tamu dan karyawan serta anggota dewan bercampur baur dalam lift yang tersedia. Namun sejak Mei 2006 lalu, Setjen membuat peraturan hanya 2 lift saja yang diperbolehkan buat tamu dan karyawan.
(umi/sss)











































