Suami Anik Menangis Saat Bersaksi

Kasus Pembunuhan Tiga Anak

Suami Anik Menangis Saat Bersaksi

- detikNews
Senin, 18 Sep 2006 14:25 WIB
Bandung - Duka seorang bapak karena kehilangan tiga anaknya sekaligus, tercermin pada diri Iman Abdullah, suami Anik Koriah (31), terdakwa pembunuhan tiga anak kandungnya. Iman tidak kuat menahan air matanya saat memberi kesaksian pada persidangan istrinya di Pengadilan Negeri (PN) Bandung.Iman hadir di persidangan kedua, Senin (18/9/2006), dengan agenda pemeriksaan saksi. Laki-laki yang mengenakan kemeja batik cokelat muda dan celana krem tersebut duduk di kursi saksi. Sementara istrinya, Anik, duduk di samping kuasa hukumnya dengan mengenakan kerudung krem dan baju terusan berwarna serupa, namun lebih tua.Saat ditanya Iman Safei, selaku ketua Majelis Hakim persidangan, mengenai rincian peristiwa yang mengakibatkan nyawa ketiga anaknya melayang, Iman tidak kuasa menahan tangisnya. Suaranya terdengar terbata-bata dan parau. "Maaf, saya tidak kuat apabila mengingat kejadian itu," ujar dia lirih. Dalam kesaksiannya, Iman menceritakan dirinya tidak berada di rumah saat kejadian berlangsung. Saat itu, Iman sedang demam, sehingga memutuskan untuk beristirahat di kantor."Pada hari Kamis pagi (8 Juni 2006-red) pukul 05.30 WIB, saya berangkat bekerja. Karena demam, saya tidak pulang. Baru keesokan harinya (9 Juni) pukul 11.00 setelah mendapat telepon dari Ibu Yayu (teman Anik) yang mengabarkan kondisi anak-anak yang sakit, saya pulang," tutur dia. Diantar sopir kantornya yang bernama Islam, setelah tiba di rumah yang berlokasi di Margahayu Raya, Iman melihat kondisi ketiga anaknya seperti tertidur pulas, namun dengan suhu badan yang dingin. "Istri saya tidak menjawab apa-apa ketika ditanya," ujar dia. Kemudian dia dan temannya Islam membawa anak bungsunya, Umar (9 bulan) ke RS Al Islam. Sementara istri dan kedua anaknya yaitu Farras (6 tahun) dan Najib (3 tahun) ditinggal di rumah. Setiba di RS, Iman syok karena menurut keterangan dokter anaknya sudah tidak bernyawa. "Saya sempat meminta kepada dokter untuk memeriksa anak saya lagi, dengan harapan masih bisa tertolong," ujar dia. Selanjutnya, Iman kembali ke rumah dan membawa kedua anaknya serta ditemani istrinya ke RS Al Islam. Kondisi kedua anaknya yang lain pun sama, sudah tidak bernyawa. Kemudian atas permintaan Iman, ketiga anaknya dimandikan dan disalatkan oleh pihak RS. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads