Gus Dur: Pidato Paus Normal-normal Saja
Senin, 18 Sep 2006 12:45 WIB
Jakarta - Mantan Presiden Andurrahman Wahid menilai pidato Paus Benedictus XVI tidak ada yang menyudutkan umat Islam. Pidato Paus dianggapnya normal-normal saja."Ah nggak (menyudutkan umat Islam). Paling yang bilang begitu FPI atau FBR. Saya membacanya normal-normal saja," cetus Gus Dur, panggilan akrab Presiden ke-5 RI itu usai membuka diskusi panel di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Senin (18/9/2006).Karena itu, Gus Dur mempertanyakan kenapa Paus harus dianggap bersalah, sehingga harus minta maaf.Permintaan maaf yang disampaikan Paus, imbuh dia, lebih karena pernyataannya telah menimbulkan keributan. "Paus itu minta maaf karena menimbulkan ribut, bukan subtansinya kan," tandas Gus Dur.Dalam sebuah lawatan ke sebuah kampus di Jerman, Paus Benedictus XVI saat diminta memberi kuliah, mengutip pernyataan seorang kaisar Kristen Ortodoks abad XIV, Manuel II Palaelogus, yang dianggap mendiskreditkan ajaran Islam.Pernyataan itu segera mendapat reaksi keras dari sejumlah pemimpin muslim dunia. Bahkan telah ada yang mendesak pemutusan hubungan dengan Vatikan sebagai dampak dari pernyataan itu. Paus kemudian menyampaikan penyesalan dan minta maaf.
(umi/sss)











































