Paus Menyesal, Malaysia Belum Puas
Senin, 18 Sep 2006 11:44 WIB
Jakarta - Paus Benedictus XVI telah menyatakan penyesalannya atas pidatonya yang menyinggung umat Islam. Namun pemerintah Malaysia belum puas dengan sikap Paus itu. Negeri jiran itu akan terus mendesak Paus untuk menyampaikan permintaan maaf secara penuh.Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Malaysia Syed Hamid Albar seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (18/9/2006)."Statemen oleh Paus yang mengatakan bahwa dia menyesal atas reaksi kemarahan, belum cukup untuk meredakan kemarahan, apalagi karena dia pemimpin tertinggi Vatikan," tegas Syed Hamid seperti dikutip kantor berita resmi Malaysia, Bernama.Menurut Syed Hamid, Paus harus menarik ucapannya karena dia cuma mengatakan "sangat menyesal" atas reaksi negatif.Paus menimbulkan kemarahan para pemimpin muslim di dunia setelah berpidato di sebuah universitas Jerman pekan lalu. Dalam pidato itu, Paus mengutip ucapan seorang kaisar Kristen ortodoks abad ke-14 yang mengkritik beberapa ajaran Nabi Muhammad.Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi sebelumnya juga telah mengimbau Paus untuk minta maaf dan mencabut perkataannya.
(ita/sss)











































