Hasyim Muzadi:
Permintaan Maaf Paus Sudah Cukup
Senin, 18 Sep 2006 11:24 WIB
Jakarta - Pernyataan Paus Benedictus XVI telah memicu kecaman dari tokoh muslim. Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi menyatakan Paus harus meminta maaf. JIka hal itu sudah dilakukan maka umat Islam sewajarnya memaafkan."Dia mesti harus meminta maaf dong. Karena itu tidak sesuai dengan kenyataan. Yang ada adalah orang barat menyerang timur," kata Hasyim usai penandatanganan MoU KY dengan PBNU tentang pembentukan jejaring KY di daerah, di Hotel Acacia, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (18/9/2006).Hasyim menerangkan, selama ini dalam sejarahnya, yang menjajah, yang mengeksploitasi dan yang mengebom itu adalah orang barat, bukan orang timur.Dia mempertanyakan kenapa Islam dianggap yang ganas. Menurutnya, reaksi kemarahan umat Islam adalah wajar. "Itu adalah reaksi, bukan aksi," tegas dia.Oleh sebab itu Hasyim meminta Paus memperbaiki pernyataannya. Seandainya Paus telah mengeluarkan permintaan maaf, maka umat Islam harus menerimanya."Kalau memang sudah jelas meminta maaf, saya kira sudah cukup. Kalau kita marah terus, malah Pausnya benar. Nah ini (umat Islam) tukang marah nih," tukasnya.Dalam sebuah lawatan ke sebuah kampus di Jerman, Paus Benedictus XVI saat diminta memberi kuliah, mengutip pernyataan seorang kaisar Kristen ortodoks abad XIV, Manuel II Palaelogus, yang dianggap mendeskreditkan ajaran Islam.Pernyataan itu segera mendapat reaksi keras dari sejumlah pemimpin muslim dunia. Bahkan telah ada yang mendesak pemutusan hubungan dengan Vatikan sebagai dampak dari pernyataan itu.
(san/)











































