Suami Dituduh Gay, PM Selandia Baru Geram
Senin, 18 Sep 2006 10:59 WIB
Auckland - Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Helen Clark diterpa rumor tak menyenangkan mengenai suaminya. Perempuan itu geram karena suaminya, Dr Peter Davis dituding gay. Dicetuskan Clark, gosip murahan ini sengaja dihembuskan oleh lawan-lawan politiknya.Di sampul majalah lokal, Investigate, terpampang gambar siluet wanita dengan pistol dan dibubuhi teks "Smoking Gun Issue ... Peter Davis and a mystery man". Majalah itu juga menampilkan foto-foto Davis sedang dipeluk bahkan dicium oleh seorang pria.Ditegaskan Clark, pria bernama Ian Scott itu adalah teman baik dirinya dan suaminya. Mereka telah berteman selama 30 tahun. Demikian seperti diberitakan harian Sydney Morning Herald, Senin (18/9/2006)."Saya tegaskan dia merupakan salah seorang teman terdekat yang kami punya di Auckland. Dan mereka semua pasti akan tertawa-tawa mendengar rumor ini," cetus Clark.Menurut Clark, majalah Investigate telah menggunakan gambar itu di luar konteks. Menurut pemimpin Selandia Baru itu, gambar itu diambil dari rekaman televisi setahun lalu ketika Davis dan Clark tiba di markas kampanye Partai Buruh.Dikatakan Clark, saat itu dia dan suaminya masuk ke ruangan yang dipenuhi ratusan pendukung. Orang-orang langsung menyambut dan merangkul pasangan suami istri tersebut."Suami saya sebenarnya tidak suka dengan cara Ian memeluknya saat itu, tapi cuma itu yang terjadi dan tidak ada hal lain di luar itu," ungkap Clark.Clark pun menegaskan, suaminya bukan gay. "Saya telah menikah selama 25 tahun, perkawinan saya bahagia," tandasnya.Sebelumnya, media Sunday Star Times mengutip pernyataan Scott yang menyebut tudingan seputar foto itu adalah keji dan berlebihan. "Saya bukan kekasih gaynya. Dia juga bukan gay. Saya telah mengenal Peter dan Helen sejak lama," tandas Scott.
(ita/)











































