Kalla Minta KAHMI Tanggung Jawab Atas Kebobrokan Negara

Kalla Minta KAHMI Tanggung Jawab Atas Kebobrokan Negara

- detikNews
Minggu, 17 Sep 2006 23:25 WIB
Jakarta - Wapres Jusuf Kalla meminta Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) bertanggungjawab atas kebobrokan bangsa ini. Hal ini dikarenakan banyak sekali alumni HMI yang menjadi pejabat negara."Kalau masih ada korupsi itu KAHMI yang salah. Kita yang salah. Karena dari yang agung-agung itu dari KAHMI. Mulai dari Jaksa Agung, BPK, MA , MK, itu KAHMI," kata Kalla. Hal itu disampaikan Kalla saat menyampaikan sambutan dalam peringatan 40 tahun KAHMI di Balairung Sapta Pesona Departemen Budaya dan Pariwisata, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (17/9/2006)Hadir dalam acara ini antara lain, mantan Ketua DPR Akbar Tanjung bersama isteri, Ketua MK Jimly Asshiddiqie, Ketua BPK Anwar Nasution, Wakil Ketua MPR AM Fatwa, Menpera Yusuf Anshari, dan Wakil Ketua MPR Aksa Mahmud.Menurut Kalla, banyaknya alumni HMI yang telah berkiprah disegala aspek menjadikan tanggungjawab tersendiri bagi KAHMI untuk mengabdikan dirinya dalam memperbaiki kondisi bangsa dan kesejahteraan masyarakat."Tanggungjawab bangsa ini setidaknya setengahnya tanggungjawab KAHMI," tambahnya.Kalla menjelaskan, permasalahan utama bangsa dapat dibagi 2, yakni beban subsidi yang tinggi dan utang luar negeri yang membengkak. Jika dua hal tersebut bisa diatasi, peningkatan kesejahteraan rakyat akan dapat segera tercapai. Untuk itu, lanjutnya, perlu adanya pengurangan subsidi BBM dengan cara meningkatkan kemampuan energi alternatif seperti gas dan batubara. Sementara itu mengenai utang luar negeri, harus diupayakan pengurangan utang, sehingga beban membayar utang dapat dikurangi dan dananya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat."Kita harus meningkatkan kesejahteraan rakyat, karena tidak ada negara miskin yang dipandang. Suatu negara selalu dihargai karena berhasil menigkatkan kemakmuran bangsanya," terangnya. (yid/)


Berita Terkait