Sejumlah Negara Terima Permintaan Maaf Paus
Minggu, 17 Sep 2006 22:18 WIB
Jakarta - Sejumlah negara langsung menyatakan menerima atas permintaan maaf Paus Benedictus XVI soal pernyataannya yang secara implisit mengaitkan Islam dengan kekerasan. Seperti diberitakan AFP, Minggu (17/9/2006), masyarakat muslim di Mesir, Jerman, dan India menyatakan dapat menerima permohonan maaf pemimpin Gereja Katholik itu. "Kami menganggap pernyataan Paus itu untuk menarik apa yang telah dia katakan minggu lalu. Ini menunjukkan langkah baik untuk meminta maaf," kata anggota senior Persaudaraan Muslim Mesir Mohammed Habib. Langkah selanjutnya yang harus dilakukan Paus, lanjutnya, adalah Paus harus menjelaskan opini pribadinya tentang Islam. Pernyataan serupa juga dikeluarkan DPP Muslim di Jerman. Mereka melihat permintaan maaf Paus itu penting sebagai langkah ke depan untuk mendinginkan suasana."Kami meminta kepada kaum Muslim di seluruh dunia untuk meredakan tekanan menyusul permintaan maaf Paus," ujar lembaga perkumpulan muslim terbesar di Jerman itu. Ditambahkannya, diharapkan Vatikan dapat membangun dialog antaragama dengan pemimpin muslim untuk menjaga kemarahan atas memburuknya hubungan antara Islam dan Kristen di masa yang akan datang. Masyarakat muslim di India pun menyatakan menerima atas permintaan maaf Paus. kelompok yang berada di Utara Kota Lucknow itu juga meminta agar protes terhadap Paus dihentikan. "Permintaan maaf itu akan membantu ke arah hubungan yang baik antara muslim dan Kristen di seluruh dunia," kata anggota masyarakat muslim India, Maulana Khalid Rashid.
(ary/)











































