Warga Besuki Masih Bertahan di Jalan Tol Gempol-Surabaya

Warga Besuki Masih Bertahan di Jalan Tol Gempol-Surabaya

- detikNews
Minggu, 17 Sep 2006 18:01 WIB
Jakarta - Setelah pemukiman terendam air dari kolam penampungan lumpur Lapindo Brantas, Porong, Sidoarjo, warga mengungsi ke jalan tol Gempol-Surabaya. Warga memilih mengungsi ke jalan tol karena belum mendapat uang tunjangan hidup dan uang sewa rumah.Pantauan detikcom, Minggu (17/9/2006) sampai hari ketiga di pengungsian, ratusan warga desa Besuki Kecamatan Jabon, Sidoarjo masih bertahan di jalan tol Km 40/200 an Km 40/600. Mereka mendirikan tenda-tenda di sepanjang jalan tol Gempol-Surabaya. Seluruh harta benda milik warga Rt 1 sampai Rt 4, Rw 05 Desa Besuki memenuhi satu sisi jalan tol. Tampak sejumlah barang seperti televisi, kasur, sepeda berada di jalan tol. Selain itu, mereka memasang tenda terpal seadanya untuk tempat berteduh.Apabila hari mulai gelap, mereka tidak khawatir kegelapan karena ada lampu penerangan yang biasa di gunakan Lapindo Brantas untuk pengeboran.Selain itu, sekitar 30 KK dari Rt 3 dan Rt 4, Dusun Besuk, Desa Besuki mengungsi di jalan layang di atas jalan tol Gempol-Sidoarjo Km 40. Jembatan yang menghubungkan Desa Besuki Timur dan Barat ini penuh sesak dengan pengungsi. "Selama belum dapat uang kompensasi , warga tetap akan mengungsi di jalan tol. Baru nanti kalau cair kita persiapan pindah," kata Yusroni Ketua Rt 4, Desa Besuki. (jon/mar)


Berita Terkait