Eskavator dan Pemantau Gas Lapindo Tercebur ke Lumpur
Minggu, 17 Sep 2006 16:33 WIB
Sidoarjo - Amblasnya tanah di sekitar pusat semburan Lapindo Brantas berlangsung sangat cepat. Akibatnya, sejumlah peralatan yang digunakan untuk meninggikan tanggul sekeliling semburan dan peralatan pemantau gas H2S tercebur ke dalam lumpur.Pantauan detikcom, Minggu (19/7/2006) dua alat berat eskavator terjebak di dekat semburan. Salah satu eskavator sudah jatuh dan tenggelam saat tanggul runtuh. Sejumlah peralatan dan lampu penerangan yang dipasang di bekas lokasi snubbing unit ikut tercebur dan tenggelam. Alat pemantau gas tersebut milik PT Fergaco, yang khusus bertugas untuk mendeteksi gas H2S. Dari 4 alat pendeteksi H2S yang ada di lokasi, hanya satu yang bisa diselamatkan. Tampak juga kompresor elektrik Scuba dan 10 unit tabung oksigen tenggelam. Sedangkan satu kontainer berisi alat elektronik untuk pemantauan H2S berhasil diselamatkan dengan alat berat. Amblasnya permukaan tanah ini juga menenggelamkan satu kontainer untuk kantor milik PT Wika. Sedangkan seluruh karyawan dan staf yang ada di lokasi berhasil menyelamatkan diri.
(jon/)











































