Siswa Madrasah Masih Minim Kompetensi
Sabtu, 16 Sep 2006 19:54 WIB
Bogor - Nilai rata-rata lulusan madrasah cukup baik. Namun ternyata mereka masih minim kompetensi dan akses ke pendidikan tinggi."Hanya sedikit lulusan yang bisa berkompetisi mendapatkan lapangan kerja," ujar Sekjen Depag Bahrul Hayat, dalam diskusi Forum Wartawan Pendidikan di Wisma Argamulya, Tugu, Bogor, Sabtu (16/9/2006).Bahrul menjelaskan, 84 persen siswa madrasah berasal dari keluarga berpendapatan lebih rendah dari UMR. Hanya sebagian kecil dari mereka yang bisa menembus seleksi masuk perguruan tinggi terkemuka.Menurutnya hampir seluruh siswa madrasah lulus namun hanya formalitas belaka tanpa kompetensi yang memadai. Selain itu, 50 persen guru madrasah mengajar dengan latar belakang berbeda dengan bidangnya.Meski demikian hasil UN madrasah 2006 cukup memuaskan. Nilai rata-rata berkisar 6,97 hingga 7,20. "Tidak ada data siswa madrasah yang terlibat narkoba dan tawuran,"Madrasah menurut Bahrul banyak mendukung program pendidikan khususnya keluarga miskin, perempuan, dan masyarakat pedesaan. Namun secara kualitas, masih dijumpai kesenjangan dengan sekolah umum."Kami akan berupaya meningkatkan akses, mutu lulusan, dan tata kelola madrasah," janji Bahrul.
(fay/)











































