Gunung Arjuno Terbakar, 300 Hektar Lahan Musnah
Sabtu, 16 Sep 2006 15:15 WIB
Malang - Hanya dalam tempo 6 hari, sekitar 300 hektar lahan yang berada di sebelah timur lereng Gunung Arjuno, Jawa Timur, terbakar. Kebakaran ini terjadi sejak 10 September lalu."Kebakaran ini murni disebabkan faktor alam. Selama musim kemarau, daun dan dahan tanaman mengering. Jadi sangat mudah terbakar apabila suhu panas," kata Kepala Taman Hutan Rakyat Raden Soerjo, Abdul Hamid, kepada wartawan di Malang, Sabtu (16/9/2006).Dia menambahkan, ada 13 titik api yang membakar lahan di lereng Gunung Arjuno. Ke-13 titik api itu berada di sekitar Desa Tambak Sari, Kecamatan Purwodadi, Pasuruan.Untuk memadamkan api yang cepat sekali menjalar, petugas penjaga hutan (Jagawana) dengan dibantu masyarakat, berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya seperti karung goni. "Lokasi titik api sangat sulit sekali dijangkau dengan menggunakan alat pemadam," ungkap Hamid. Selain itu, api juga sangat cepat sekali menjalar ke mana-mana. Penyebaran api yang sangat cepat ini karena suhu udara yang panas dan angin yang bertiup kencang.Api yang membakar sekitar 300 hektar lahan di Gunung Arjuno ini menghanguskanvegetasi yang hidup di Gunung Arjuno seperti Cemara Gunung, Jambu Rono, PakisDuri, Kesek, alang-alang belukar, kalyandra, serta beberapa tanaman pohon seperti edelweis, kemlanding dan pohon wangke.Selain mengakibatkan ratusan hektar vegetasi dan tanaman pohon hutan rusak,kebakaran ini juga mengakibatkan sejumlah situs peninggalan kerajaan Majapahityang berupa candi rusak.Dari data yang dihimpun, selama kurun waktu Juni hingga September 2006, sudah terjadi 11 kali kebakaran yang menghanguskan 1.000 hektar lahan hutan di Gunung Arjuno. Kawasan hutan yang terbakar meliputi Blok Unggul Adem di lereng Gunung Welirang, Mojokerto seluas 200 hektar, Blok Putuk Gondangan Kabupaten Pasuruan seluas 75 hektar, Blok Bangen Adem seluas 150 hektar, blok Gunandar Pasuruan seluas 50 hektar, Blok Gimbo Kota Batu seluas 0,4 hektar, dan Blok Curah Kabupaten Malang seluas 85 hektar.Sementara itu, dari pantauan detikcom di perbatasan Kabupaten Malang danPurwodadi, Pasuruan, hingga saat ini masih terdapat satu titik api yang membakarkawasan lahan di sebelah timur lereng Gunung Arjuno.
(umi/umi)











































