20% Sampah Warga Jakarta Dibuang ke Sungai

20% Sampah Warga Jakarta Dibuang ke Sungai

- detikNews
Sabtu, 16 Sep 2006 13:09 WIB
Jakarta - Tidak hanya TPA Bantargebang saja yang menjadi tempat penimbunan sampah warga Jakarta, sungai dan kali yang melintasi ibukota juga jadi pilihan. Bahkan sampah yang dibuang ke sungai dan kali lebih dari 20 persen.Salah satu sungai yang menjadi sasaran pembuangan sampah adalah Sungai Ciliwung. Sampah-sampah inilah yang menyebabkan sungai di Jakarta menjadi dangkal dan menyempit."Sebagian besar atau lebih dari 20 persen sampah masuk ke sungai di Jakarta. Itulah yang menyebabkan sungai mendangkal akibat tersumbat dan sedimentasi oleh sampah," ujar Deputi Menneg LH Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat Sudaryono.Sudaryono menyampaikan hal itu usai membuka aksi "Ciliwung Bersih" di RW 06 dan RW 08, Kelurahan Rawa Jati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (16/9/2006) pukul 09.00 WIB. Tampak dalam aksi itu artis Dessy Ratnasari.Akibat pendangkalan dan penyempitan sungai itu, imbuh Sudaryono, Jakarta menjadi daerah langganan banjir. "Sudah sungainya mendangkal dan lebarnya menyempit, maka tidak usah diragukan lagi kalau musim hujan pasti akan banjir," ujar Sudaryono.Untuk itu, pemerintah mengampanyekan kepada masyarakat untuk mengelola sampah dengan lebih baik lagi. Caranya dengan mengurangi sampah yang dibuang melalui pemilahan."Pengelolaan sampah adalah dengan mengurangi sampah yang dibuang oleh masyarakat melalui pemilahan. Masyarakat kita dorong mengurangi sampahnya," ujar dia.Karena itu tidak aneh jika aksi "Ciliwung Bersih" kali ini dimanfaatkan pemerintah dan kalangan swasta sebagai momentum perubahan sikap dalam mengelola sampah.Aksi bersih-bersih ini melibatkan lebih dari 500 murid sekolah di SMU, pecinta alam dan warga kelurahan Rawa Jati. Mereka menggunakan 5 buah perahu karet dan menyisiri Sungai Ciliwung sambil memunguti sampah secara manual dengan tangan. (umi/sss)


Berita Terkait