Warga Sarapan Sambil Jualan, Tol Surabaya-Gempol Masih Lumpuh

Warga Sarapan Sambil Jualan, Tol Surabaya-Gempol Masih Lumpuh

- detikNews
Sabtu, 16 Sep 2006 11:01 WIB
Sidoarjo - Bermalam di jalan tol Surabaya-Gempol sekitar Km 40/200 tidak mematikan kreativitas warga Desa Besuki Kecamatan Jabon. Sabtu (16/9/2006) pagi mereka memasak sarapan sambil berjualan hasil masakannya.Selain warga, banyak juga pedagang yang menjajakan dagangannya. Ada yang jualan mie ayam, mie instan, kue, es dll. Kebanyakan dagangan makanan itu diserbu wartawan, terutama yang ikutan menginap di jalan tol.Sementara hingga pukul 11.00 WIB, jalan tol Surabaya-Gempol masih lumpuh karena warga masih menduduki lokasi. Mereka mengungsi di bahu jalan beserta perabotan rumah tangganya setelah rumahnya diterjang air lumpur Lapindo Brantas Inc.Kondisi di Desa Besuki RT 1, 2, 3, 4 RW 5 masih terendam air lumpur setinggi 30-70 cm atau hingga sepinggang orang dewasa.Warga juga sempat membuat saluran dengan membobol aspal jalan desa untuk dialirkan menuju gorong-gorong tol yang mengarah ke irigasi Kebogoyang Kecamatan Jabon. Di Kebogoyang ini terdapat tambak milik warga. Dikhawatirkan air lumpur bisa masuk ke tambak tersebut.Dengan lumpuhnya jalan tol Surabaya-Gempol, jalan raya reguler dari Porong menuju Gempol, Pasuruan menjadi padat.Warga yang bertahan di jalan tol hanya memperbolehkan truk pengangkut pasir dan batu (sirtu) hilir mudik dari Gempol ke Surabaya untuk meninggikan tanggul di Desa Besuki. (sss/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait