Ketum PP Muhammadiyah Sesalkan Pernyataan Paus
Jumat, 15 Sep 2006 19:45 WIB
Surakarta - Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menyesalkan pernyataan Paus Benedictus XVI berkaitan konsep jihad dan penyebaran Islam dengan kekerasan. Menurut Din, pernyataan itu tidak mengandung kearifan seorang pemimpin umat beragama. "(Pernyatan itu) mencerminkan kekurangpahamannya tentang Islam," kata Din Syamsuddin kepada wartawan, Jumat di Universitas Muhammadiyah Surakarta, seusai menghadiri acara puncak Milad ke-92 Aisyiyah, Jumat (15/9/2006). Din menganggap pernyataan itu sebagai kekhilafan dari orang yang tidak tahu tentang Islam. Selain menyayangkannya, Din juga mengkhawatirkan hubungan muslim dengan umat Katolik dapat terganggu karenanya. "Namun saya menyerukan umat Islam untuk tidak memberi reaksi, apalagi yang bersifat negatif. Sebaiknya diberi maaf, baik Paus (Benedictus XVI) meminta maaf atau tidak," ujarnya. Din juga menyarankan para tokoh agama, di manapun kedudukannya, untuk juga memahami dan menghayati nilai-nilai ajaran agama lain. Dengan pemahaman yang mencukupi, diharapkan tidak membuat pernyataan yang sembarangan dan dapat menyakiti hati pemeluk agama lain. Seperti diberitakan sebelumnya dalam sebuah lawatan ke sebuah kampus di Jerman, Paus Benedictus XVI saat diminta memberi kuliah, mengutip pernyataan seorang kaisar Kristen Ortodoks abad XIV, Manuel II Palaeologus yang dianggap mendeskreditkan ajaran Islam. Pernyataan itu segera mendapat reaksi keras dari sejumlah pemimpin muslim. Bahkan telah ada yang mendesak pemutusan hubungan dengan Vatikan sebagai dampak dari pernyataan itu.
(ahm/)











































